Selasa, 20 September 2011

Bagaimana Berbunga?

Baca: 1 Petrus 1:1-9

. . . bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus. —1 Petrus 4:13

Saya dan keluarga tinggal di suatu apartemen, sehingga “taman bunga” kami terdiri dari tanaman yang dapat tumbuh di pot-pot dalam ruangan. Untuk sekian waktu lamanya, tanaman kami tidak mau berbunga, meskipun telah disiram dan dipupuk. Ternyata, kami menyadari bahwa ketika tanahnya digemburkan dan diputarbalik, tanaman kami baru dapat berbunga. Sekarang tanaman pot kami sungguh menjadi pemandangan yang memberikan sukacita karena daunnya sehat dan bunganya bermekaran.

Terkadang, kita pun perlu sedikit “digemburkan dan diputarbalik” dalam hidup kita untuk membuat kita berbunga. Menulis kepada orang-orang percaya yang dianiaya di zamannya, Petrus berkata, “Saudara-saudara yang terkasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah” (1 Ptr. 4:12-13).

Seperti tanah dalam tanaman pot kami, hidup orang-orang Kristen itu sedang “diputarbalikkan”. Tujuan Allah melakukan hal ini adalah supaya iman mereka menghasilkan puji-pujian dan kemuliaan bagi-Nya di hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya (1:7).

Allah ingin membuang segala hal yang dapat mencekik hidup kita dan menghalangi kita memancarkan sukacita. Oleh karena itu, terkadang Dia mengizinkan penderitaan dan masalah, yakni ujian yang menolong penggemburan tanah kehidupan kita. Jika hal ini yang Anda alami saat ini, bersukacitalah. Berserahlah pada jamahan tangan-Nya dan terimalah sukacita dan buah berlimpah yang sebelumnya tidak pernah Anda bayangkan dapat dimiliki.



Membalikkan tanah dan mencabut rumput liarnya
Menolong bunga di kebun bermekaran,
Jika ingin melihat pertumbuhan dalam hidup kita

Pencobaan dan ujian akan kita alami.

Mereka yang memuliakan Allah dalam masa pencobaan akan dimuliakan Allah melalui pencobaan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar